Rakhmad Fahmi Putra | Rangkuman SO
SISTEM KOMPUTER
Komputer merupakan alat elektronik yang pada awalnya
dirancang untuk aktifitas komputasi. Namun pada saat ini penggunaan komputer
telah berkembang mengikuti perkembangan zaman ditambah juga mencangkup pada
manipulasi, simulasi, animasi, dan komunikasi-informasi.
Sebagaimana layaknya sebuah perangkat elektronik,
komputer merupakan sistem input Process dan Output, sehingga memerlukan masukan
untuk dioalah yang berupa data dan akan menghasilkan suatu keluaran yaitu
informasi.
Secara teknis kriteria yang dijadikan dasar untuk mengklasifikasikan,
antara lain :
ü
Arsitektur
ü
Kecepatan pemrosesan
ü
Besarnya memori
ü
Kemampuan penyimpanan
ü
Jumlah pengguna
ü
Biaya dan ukuran
SISTEM OPERASI
Sistem operasi adalah program yang bertindak sebagai
perantara antara user dengan perangkat keras komputer. Sistem operasi digunakan
untuk mengeksekusi program user dan memudahkan menyelesaikan permasalahan user.
Selain itu dengan adanya sistem operasi membuat sistem komputer nyaman
digunakan. Sistem operasi mempunyai tujuan untuk menggunakan perangkat keras
komputer secara efisien.
Secara umum komponen sistem
komputer terdiri dari :
1.
Perangkat Keras, menggunakan sumber daya
utama untuk proses komputasi. Perangkat keras komputer terdiri dari : CPU,
memori dan perangkat input output.
2.
Sistem Operasi, mempunyai tugas untuk
melakukan control dan koordinasi penggunaan perangkat keras pada berbagai
program aplikasi untuk user-user yang berbeda.
3.
Perangkat Aplikasi, menentukan cara sumber daya
sistem digunakan untuk menyelesaikan permasalahan komputasi dari user, sistem
basis data, video games, program bisnisn dan lain-lain.
4.
User yang menggunakan sistem
terdiri dari, orang, mesin, atau komputer lain.
FORMAT INTRUKSI LINUX
Intruksi linux standart mempunyai format sebagai berikut :
$ NamaInstruksi [pilihan] [argumen]
Pilihan
adalah option yang dimulai dengan tanda – (minus). Argumen dapat kosong, satu
atau.Contoh :
$
ls
|
Tanpa
argumen
|
$
ls –a
|
Option
adalah –a = all, tanpa argumen
|
$
ls /bin
|
Tanpa
option, argumen adalah /bin
|
$
ls/bin /etc /user
|
Ada
3 argumen
|
$
ls –l /usr
|
1
option dan 1 argumen 1 = long list
|
$
ls –la /bin /etc
|
2
option -1 dan –a dan 2 argumen
|
MANUAL
Linux menyediakan manual secara on-line. Beberapa kunci keyboard yang
penting dalam menggunakan manual adalah :
Q
|
Untuk
keluar dari programman.
|
<Enter>
|
Ke
bawah, baris per baris.
|
<Spasi>
|
Ke
bawah, per halaman.
|
B
|
Kembali
ke atas, 1 halaman.
|
/teks
|
Mencari
teks (string).
|
N
|
Meneruskan
pencarian string sebelumnya.
|
Struktur Linux
Linux tidak jauh beda dengan Unix yang merupakan suatu sistem
operasi yang terstruktur, menyangkut sistem pada perangkat lunaknya maupun pada
perangkat keras seperti ( terminal, unix sistem, consol serta jalur komunikasi
).
Adapun struktur Linux yang menyangkut perangkat lunak antara lain
:
-
Shell
-
Utilitas
-
Kernel
-
Aplikasi
Struktur Shell merupakan interpreter pada sistem Linux. Shell berfungsi sebagai
interface (antar muka ) dengan sistem Linux. Adapun macam-macam shell yang
terdapat pada sistem Linux antara lain :
*
Kom shell (/bin/ksh )
*
Boume Again Shell ( /bin/bash
)
*
C Shell ( /bin/csh )
Struktur Utilitas adalah salah satu program
yang sengaja disediakan Linux untuk melakukan tugas-tugas tertentu.
Struktur Kernel, merupakan bagian paling penting dari suatu sistem Linux,
memiliki fungsi : untuk menampilkan berbagai bentuk fungsi bertingkat rendah
dan pengendali langsung perangkat keras.
Terdapat beberapa fungsi yang dilakukan kernel antara lain :
1. Manajemen file dan security
2. Pelayanan proses input output
3. Manajemen memori
4. Penanganan proses interupsi
5. Proses manajemen sistem dan penjadwalan
6. Pelayanan jam sistem dan tanggal
Pada Linux terdapat sistem call yaitu sistem yang menghubungkan
antara bagian luar Linux dengan kernel.
Struktur Aplikasi adalah sala satu program yang dibuat oleh pemakai untuk memenuhi
kebutuhan sendiri.
Dan perlu diketahui juga tentang struktur direktori pada Linux,
sebelumnya saya jelaskan apa itu file ??
File merupakan struktur dasar dalam sebuah sistem komputer
berfungsi untuk menyimpan data-data maupun informasi. Nah didalam Linux dibagi
menjadi 3 (tiga) kategori utama antara lain :
1) Directory
Yaitu file yang berisi daftar nama dan juga suatu bilangan node
dari masing-masing file yang digunakan.
2) File Special
Yaitu file yang menyatakan piranti fisik / perangkat keras, bisa
berupa file-file yang berhubungan.
3) File Biasa
Yaitu file yang digunakan untuk penyimpanan data, dokumen, grafik,
dll. Bentuk file antara lain file data.
Sistem file pada Linux juga
menyerupai pepohonan ( tree ), yaitu dimulai dari root, kemudian direktori dan
subdirektori. Sistem file Linux diatur secara hirarkhikal, yaitu dimulai dari
root dengan symbol “/”.
Kita dapat menciptakan File dan
Direktori mulai dari root ke bawah. Direktori adalah file khusus, yang berisi
nama file dan INODE ( pointer yang menunjuk ke data / isi file tersebut ).
Secara logika, direktori dapat berisi file dan Direktori lagi ( disebut juga
Subdirektori ).
Manajemen I/O
INPUT => PROSES => OUTPUT
Intruksi ( command ) yang diberikan
pada Linux melalui Shell disebut sebagai eksekusi program yang selanjutnya
disebut proses. Setiap kali intruksi diberikan, maka Linux kernel akan menciptakan
sebuah proses dengan memberikan nomor PID ( Process Identity ). Proses dalam
Linux selalu membutuhkan input dan menghasilkan suatu output. Dalam konteks
Linux input / output adalah :
- Keyboard ( input )
- Layar ( output )
- Files
- Struktur data kernel
- Peralatan I/O lainnya ( misalnya Network )
Manajemen Memori
Linux
mengimplementasikan system virtual memori demand-paged. Proses ini mempunyai
besar memori virtual yang besar ( 4 gygabyte ). Pada virtual memory dilakukan
transfer page antara disk dan memory disk. Jika tidak terdapat cukup memory
fisik, kernel melakukan swapping bebarap page lama ke disk. Disk srive adalah
perangkat mekanik yang membaca dan menulis ke disk yang lebih lambat
dibandingkan mengakses memory fisik. Jika memory total page lebih dari memory
fisik yang tersedia, kernel lebih banyak melakukan swapping dibandingkan
eksekusi kode program, sehingga terjadi trashing dan mengurangi utilitas. Jika
memory fisik ekstra tidak digunakan, kernel meletakkan kode program sebagai
disk buffer cache. Disk buffer menyimpan data disk yang diakses di memory, jika
data yang sama dibutuhkan lagi dapat dengan cepat diambil cache.
DASAR TEORI
KONSEP PROSES DI LINUX
Setiap kali intruksi
diberikan pada linux sell, maka kernel akan menciptakan sebuah proses id. Proses ini disebut juga dengan
terminology Unix: sebagai sebuah Job. Proses id (PID) di mulai dari 0, yaitu proses “INK”, kemudian diikuti oleh proses
berikutnya (terdaftar pada /etc/inittab).
Beberapa tipe proses:
Foreground
Proses
yang didapatkan oleh pemakai langsung pada terminal (interaktif dialog).
Batch
Proses
yng dikumpulkan dan dijalankan secara sekuensial (satu persatu)
Prose
Batch tidak diasosiasikan (berinteraksi) dengan terminal.
Daemon
Proses
yang menunggu permintaan (request) dari proses lainnya dan menjalankan tugas sesuai dengan permintaaan tersebut.
Bila tidak ada request, maka program ini akan berada dalam kondisu “idle” dan tidak menggunakan waktu hitung CPU.
Umumnya nama proses daemon di
UNIX berakhiran d, misalnya inetd, named, popd dll.
SINYAL
Proses dapat mengirim dan
menerima sinyal dan ke posisi lainya. Proses mengirim sinyal melalui
intruksi “kill” dengan format
$ Kill [ -nomor sinyal ] [ nomor PID ]
Nomor sinyal : 1 s/d maksimum nomor sinyal yang di definisikan
system Standar nomor sinyal yang ter penting adalah:
Tabel Deskripsi Nomor Sinyal
No. Sinyal
|
Nama
|
Deskripsi
|
1
|
SIGHUP
|
Hangup, sinyal dikirim bila proses terputus, misalnya melalui
putusnya hubungan modem
|
2
|
SIGINT
|
Sinyal Interup, melalui ^c
|
3
|
SIGQUIT
|
Sinyal Quit melalui ^\
|
9
|
SIGKILL
|
Sinyal Kill, menghentikan proses
|
15
|
SIGTERM
|
Sinyal terminasi software
|
MENGIRIM SINYAL
Mengirim sinyal adalah satu
alat komunikasi antar proses, yaitu memberitahukan proses yang sedang
berjalan bahwa ada sesuatu yang harus dikendalikan. Berdasarkan sinyal yang
dikirim ini maka proses dapat berinteraksi dan administrator/programmer
dapat menentukan reaksi tersebut. Mengirim sinyal menggunakan intruksi.
$ Kill [-nomor sinyal] [nomor PID]
Manajemen File
File merupakan kumpulan data atau informasi yang saling
berhubungan. Sistem operasi Linux mempunyai manajemen file berbentuk seperti
piramida. Membentuk tingkatan struktur file seperti pohon silsilah keluarga.
Struktur ini memudahkan pengguna linux untuk mengelola berbagai file.
Gambar 5.1 Struktur File Linux
Sistem file pada linux dimulai dari root yang ditandai dengan
symbol “ / ”. Kemudian direktori dan subdirektori. Kita dapat membuat file
mulai dari root kebawah. Pada umumnya terdapat dua macam file yang berbeda.
Pertama merupakan jenis file biasa yang berguna untuk menyimpan data. Sebagian
besar file merupakan jenis file biasa yang berguna untuk menyimpan berbagai
jenis data. Sedangkan jenis file yang kedua ialah file direktori yang berguna
untuk menyimpan dan menghimpun berbagai file-file.
Tabel Direktori Standar Linux:
Direktori
|
Deskripsi
|
/etc
|
Berisi file administrative dan file executable yang
berguna untuk administrasi sistem.
|
/dev
|
Berisi file khusus yang merepresentasikan peralatan hardware
|
/bin
|
Berisi program standart Linux
|
/usr/sbin
/usr/bin
|
Berisi utilitas Linux
|
/usr/lib
|
Berisi program library yang diperlukan untuk kompilasi
program.
|
/tmp
|
Berisi file sementara, yang pada saat bootstrap akan
dihapus.
|
/boot
|
Berisi file yang sangat penting untuk proses bootstrap.
Kernel vmlinuz disimpan di direktori ini.
|
/proc
|
Berisi informasi tentang kernel Linux, proses dan virtual
system file.
|
/var
|
Direktori variabel, artinya tempat penyimpanan LOG (catatan
hasil output program), file ini dapat membengkak dan perlu dimonitor
perkembangannya.
|
/home
|
Berisi direktori untuk pemakai Linux (pada SCO diletakkan pada
/usr).
|
/mnt
|
Direktori untuk mounting system file.
|
/root
|
Home directory untuk superuser (root).
|
/usr/bin/Xl
|
Symbolic link ke
/usr/XHR^/bin, program untuk X-Window.
|
/usr/src
|
Source code untuk Linux
|
/opt
|
Option, direktori ini biasanya berisi aplikasi tambahan
(“add-on”) seperti Netscape Navigator, kde, gnome, applix dll.
|
Manajemen Disk
Manajemen
disk merupakan adalah sarana penyimpanan yang berfungsi untuk menyimpan
data, file dan informasi secara permanen dalam
suatu system computer. Media disk berada satu tingkat
dibawah memori utama dalam hirarki memori. Media disk berbeda sekali dengan
memori utama computer karena tidak mempunyai
hubungan langsung dengan prosesor computer.
Linux mensupport berbagai file system diantaranya adalah:
1. Ext2
2. Ext3
3. Ext4
DEFINISI SISTEM OPERASI TERSEBAR
Sistem operasi tersebar adalah sebuah sistem yang komponennya
berada pada jaringan komputer. Komponen tersebut saling berinteraksi dan
melakukan komunikasi/koordinasi hanya dengan pengiriman pesan. Sistem operasi
terdistribusi adalah salah satu implementasi sistem operasi tersebar, dimana
sekumpulan komputer dan prosesor yang terhubung dalam satu jaringan. Koleksi-
koleksi dari objek-objek ini secara tertutup bekerja secara
bersama-sama untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan tertentu. Tujuan
utamanya adalah untuk memberikan hasil secara lebih, terutama dalam:
$ File system
$ Name space
$ Waktu pengolahan
$ Keamanan Akses ke
seluruh resources,
LANGKAH-LANGKAH
Masuk ke sistem operasi Linux
Login sebagai user.(user Anda)
Masuk ke root dengan perintah su
Instalasi paket software menggunakan yum
Saus : www.umsida.ac.id dan www.fst.umsida.ac.id
Comments
Post a Comment